Wakil Bupati Luwu Timur, HM Thoriq Husler menyerahkan bantuan hibah senilai Rp1.680.972.500 kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisiyah se-Kabupaten Luwu Timur yang masing masing diterima ketuanya Firnandus Ali dan Harisah.
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di sela-sela kegiatan rapat kerja (Raker) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Luwu Timur yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Malili.
Rincian bantuan hibah tersebut masing-masing diperuntukkan bagi pembangunan satu unit perpustakaan bagi SMA Muhammadiyah Wotu senilai Rp162.477.000, pembangunan TK Aisyiyah Kecamatan Malili sejumlah Rp201.615.650, selanjutnya pembangunan MTs/SDS Muhammadiyah Darul Arqam Kecamatan Angkona berupa 3 unit gedung RKB, 1 unit gedung SDS dan 1 rehabilitasi gedung SDS senilai Rp731.948.150, kemudian pembangunan MI Kecamatan Towuti berupa 3 unit gedung RKB senilai Rp280.483.700, selanjutnya pembangunan 1 unit gedung perpustakaan dan WC bagi SMA Islam Muhammadiyah Lambara senilai Rp204.448.000, terakhir pembangunan dapur panti asuhan Muhammadiyah Malili senilai Rp100 juta.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel Muhammad Alwi Uddin memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur atas penyerahan hibah tersebut, penyerahan hibah ini baru pertama kali terjadi di Sulsel. “Saya ucapkan apresiasi kepada Pemerintah atas perhatian yang diberikan kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah,” kata Alwi.
Sementara itu Wabup Lutim, M Thoriq Husler dalam sambutannya mengharapkan agar Muhammadiyah dapat terus aktif dan mendukung pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Luwu Timur. Husler mengharapkan agar bantuan hibah ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bangunannya, agar dapat terus digunakan dan memberi manfaat.
Selain itu, kata Husler Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi masyarakat terbesar yang terus aktif dan kritis dalam menyikapi berbagai fenomena sosial yang timbul dimasyarakat, sudah selayaknya menjadi porsi Muhammadiyah untuk memerankan fungsinya sebagai lembaga dakwah amar ma'ruf nahi munkar, dengan membangun pondasi keimanan dengan benar di masyarakatsekaligus mengajak
"Saya menitipkan pesan agar Muhammadiyah dapat menjadi media silaturahmi sehingga kekompakan yang dibangun bersama, dapat menjadi spirit dan semangat untuk terus berkarya lebih maju. Selain itu, jalinan komunikasi dan saling memberi masukan serta kritikan, harus tetap ada untuk tetap menjaga kinerja. (aco/c)